MTsN 3 Lembata (Kemenag) — Sebanyak 25 guru MTsN 3 Lembata mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) internal selama dua hari, Jumat–Sabtu, 14–15 Agustus 2026, di ruang guru MTsN 3 Lembata. Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan bahan ajar interaktif untuk menerapkan pendekatan deep learning dalam pembelajaran.
Mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Guru melalui Deep Learning dan Inovasi Pembelajaran Digital”, forum ini menjadi ruang tumbuh dan belajar bersama bagi para pendidik. Di tengah perkembangan dunia digital, para guru diajak untuk tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan secara konvensional, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan bagi murid madrasah.
Kepala MTsN 3 Lembata, Abdulah Tuang, menekankan pentingnya melibatkan murid dalam setiap proses pembelajaran. Menurutnya, kesadaran dan kebermaknaan dalam belajar akan tumbuh ketika murid diberi kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam proses tersebut.
“Kehadiran teknologi dan inovasi digital akan kehilangan rohnya jika kita mengabaikan partisipasi aktif peserta didik. Kebermaknaan belajar hanya akan lahir ketika murid diberi ruang untuk mengalami, mencoba, dan terlibat langsung. Dari sanalah lahir kesadaran mandiri yang akan membekali mereka menjadi generasi pemikir yang berkarakter dan berdaya saing,” ungkap Abdulah.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan MGMP, sebanyak 25 guru MTsN 3 Lembata berkomitmen untuk langsung mengimplementasikan pendekatan deep learning dan menggunakan bahan ajar interaktif di kelas masing-masing. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen MTsN 3 Lembata dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang unggul, ramah anak, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Fotografer dan Pewarta: Tim Humas MTsN 3 Lembata
Copyright © 2017 - 2026 MTSN 3 LEMBATA All rights reserved.
Developed by sekolahku.web.id